PKMT (Pusat Kajian Makanan Tradisional) adalah lembaga yang telah terbentuk dibeberapa perguruan tinggi di Indonesia yang mengkhususkan aktivitasnya pada usaha pengkajian, pengembangan dan menyediakan informasi tentang pangan khas Indonesia (pangan tradisional dan pangan lokal). Yang dimaksud pangan tradisional adalah pangan yang sudah turun tumurun dihasilkan atau dikonsumsi, menggunakan bahan yang dihasilkan lokal, diolah secara khas disuatu daerah di wilayah Indonesia dan pangan lokal adalah pangan yang secara khas berkembang disuatu daerah dan diproduksi berbasis bahan lokal. Semua PKMT di Indonesia mempunyai Visi dan Misi yang sama (Hasil Workshop Nasional PKMT tahun 2003 di Yogyakarta) yaitu Visi PKMT adalah menjadi pusat penelitian, pengembangan dan informasi pangan khas Indonesia dan Misinya adalah meningkatkan citra pangan khas Indonesia.
PKMT Universitas Udayana didirikan tahun 1998 dengan nama PKMT Madya berkantor di lantai 2 Auditorium Universitas Udayana Jl.PB.Sudirman Denpasar. Setelah bangunan bagian depan Auditorium dibongkar dijadikan gedung Pascasarjana, PKMT Lembaga Penelitian Universitas Udayana berkantor di rumah pribadi Ketua PKMT Lembaga Penelitian Universitas Udayana Prof. Dr. Ida Bagus Arka, GDFT di Jl. Ir. Ida Bagus Oka No.1, Denpasar. Saat ini PKMT Universitas Udayana berkantor di lantai dasar R.1.16 Gedung Pasca Sarjana Universitas Udayana, Jl. PB Sudirman Denpasar.
Kepala PKMT Universitas Udayana Prof. Dr. Ida Bagus Arka, GDFT sejak tgl 1 Mei 2007 telah pensiun dan kemudian pengganti kepala PKMT ditetapkan oleh rektor Universitas Udayana yaitu Prof. Dr. Ir. I Ketut Suter, MS.
Sejak berdirinya PKMT Lembaga Penelitian Universitas melaksanakan kegiatan penelitian dan sosialisasi pangan tradisional melalui skema pembiayaan dari proyek CHN-3 Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi dan Kementerian Negara Urusan Pangan. Dengan berakhirnya proyek CHN-3 dan dileburnya Kementerian Negara Urusan Pangan tahun 1999 tidak tersedia lagi dana untuk melakukan berbagai pengkajian yang difokuskan untuk usaha-usaha peningkatan citra pangan tradisional. Sejak itu sumber dana untuk melakukan berbagai pengkajian tentang pangan tradisional diupayakan dari sumber dana yang lain.